lalulalu

sampai kapan mesti harus terbayang-bayangi oleh cerita masalalu
memang masa lalu jelas menyenangkan dibanding untuk saat ini
saat itu,dimana hati ada yang peduli meski semu
ada yang ada meski sementara
dan sampai kapan aku (rasa) mengemis (dalam hati) untuk hati-hati yang juga sedang mencari
atau mengetuk pintu hati-hatimu
jika semua berproses, apakah aku makhluk yang tak sabar?
atau aku yang terlalu mengharap
padahal aku juga tak ingin begini
sudah dari dulu dan sering kali kan aku ungkapkan
bahwa ingin rasanya jadi yang tak peduli dan terus ku ceritakan ini begini saja

sumpah
bahwa bayanganmu memenuhi setiap sulcus otak ini
terlalu mudah u/ku mengingatmu

dan rinduku untuk dicintai memang menjadi-jadi!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s