cerita tentang rasa puas

Tuhan memang sengaja menciptakan rasa tidak puas pada diri manusiaNya. rasa ini memang disetting agar manusia bisa terus bermanfaat bagi lingkungannya agar  tidak berhenti terlalu cepat pada hidupnya yang menjadikan hidupnya jadi sia-sia terlalu cepat. rasa puas itu pun juga memang telah disandingkan dengan nafsu sebagai kompor yang terus membuat rasa tidak puas ini terus membara. tapi seringnya kompor ini mengalami panas yang tidak terkendali karena tiupan angin setan mampu membuat kompor ini “mbleduk” kata orang jawa. akhirnya membuat rasa tidak puas ini melahirkan iri, syirik, dengki dan culas. yang kemudian bukan membuat dunia sekitar menjadi lebih baik tapi malah menawarkan hawa yang lebih panas bagi sekitarnya. seorang yang hebat adalah yang bisa menjadikan rasa tidak puasnya adalah cambuk untuk bekerja lebih keras dan terus lebih keras. sebenarnya untuk cita-cita kadang perlu kacamata kuda agar pandangan lurus kedepan tanpa melihat kanan dan kiri. terkadang akibat dari pemandangan kanan dan kiri diri ini lupa pada pemandangan depan yang sedang dibangun. mestinya kan adanya kanan dan kiri ini hanya untuk pembanding sekilas hasil kerja diri untuk diperbaiki menjadi lebih baik. aku sendiri, untuk pengakuanku, aku akhir-akhir ini cukup lama menengok ke kanan dan kiri ku yang kebetulan kedua sisi ini menawarkan kegemilangan yang subhanallah. sehingga ketika pandanganku kembali ke diri, aku merasa aku tidak ada apa-apanya dengan sekitarku. “mereka orang hebat, kanan kiri ku punya sesuatu yang membahagiakan diri mereka. tapi aku? bahkan pencapainku rasanya tidak punya arti apa-apa”, keluhku. hari-hariku setelah itu hanya dipenuhi dengan gerutuan akan kesenangan orang lain, hanya ada pengeluhan-pengeluhan. sedih.galau.dan sebagai rupa lainnya. namun, alhamdulillah kompor nafsuku bisa dikecilkan ke ukuran yang mestinya hingga aku hari ini berkata,”tidak apa-apa hari ini orang melihat aku bukan siapa-siapa. insyaallah besok aku adalah siapa-siapa yang berkepentingan. tidak apa-apa aku hari ini susah, insyallah besok aku akan senang.sebab hidup ini roda insyallah aku akan diatas setelah dibawahku sekarang ini.” dan aku memilih untuk tetap tersenyum dihari-hari ku sebab senyum bukankah sesuatu yang sangat simple, hanya perlu menarik kedua ujung bibir kekanan dan kiri 3cm dan say,”chess”.

“Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa

One thought on “cerita tentang rasa puas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s