Mari Mengukur Lemak

Selama ini kita biasanya hanya melakukan penimbangan berat badan. Patokannya selalu diberat badan, pokoknya kalo timbangan berat langsung deh menghardik diri, menyalahkan lemak. Orang awam kadang hanya mengaitkan timbangan berat badan dengan lemak tubuh.  Menurut Nyoman Supariasa (2001), berat badan menggambarkan jumlah dari protein, lemak, air dan mineral dalam tubuh. Sedangkan jika tentang lemak tubuh kaitannya adalah dengan pengukuran komposisi tubuh. Hari ini dyah akan membahas tentang pengukuran komposisi tubuh (pengukuran lemak), hal ini penting sekali karena dari pengukuran ini tidak hanya berhubungan dengan status gizi tetapi juga berhubungan dengan penentuan resiko penyakit terutama penyakit-penyakit degenerative. Dari pengalaman dyah di semester 3, pengukuran lemak tubuh yang dyah lakukan ada dua metode, yaitu bisa dengan metode manual dengan menggunakan skinfold caliper atau metode elektik dengan bioelectrical impedence.

Pengkuran Skinfold

Pengkuran lemak tubuh yang ini menggunakan alat yang bernama skinfold caliper, yang dijepitkan di bagian tubuh yang telah ditentukan. Bentuk alat ini seperti penjepit tetapi  di bawah tempat menjempit ada angka-angka yang akan mengukur lemak di lipatan kulit kita. Bagian-bagian tubuh yang umumnya digunakan adalah bagian lengan atas (bicep, tricep), bagian punggung (supskapula), bagian perut bawah (suprailiaca), paha dan betis (Modul PSG, 2011).

Pengukuran dengan skinfold caliper ini sangat dibutuhkan ketelitian dan pengalaman yang cukup. Sebab ketika menjepit, kita harus bisa memastikan apakah yang diambil ini lemak atau otot. Sebab jika yang dijepit adalah otot, orang yang kita ukur akan merasa kesakitan. Setelah melakukan pengukuran dengan skinfold caliper di bagian-bagian yang telah ditentukan sesuai prosedur, langkah berikutnya adalah melakukan estimasi lemak. Setelah dilakukan perhitungan estimasi lemak ini lah baru kita bisa mengetahui berapa kandungan lemak tubuh seseorang .

Body Impedance Analysis

Agak sedikit norak nih dyah ketika bertemu alat ini. Alat ini menurut dyah adalah alat pengukur elektonik yang kece banget. Selain penggunaanya praktis, hasil yang diukur oleh alat ini juga lebih banyak macamnya. Alat bioelectrical impedance ini bentuknya mirip seperti timbangan elektronik biasa, tapi ada pada bagian remotenya yang bisa ditarik keatas dengan pegangan seperti motor-motoran. Nah, jika kita akan melakukan pengkuran lemak tubuh pegangan ini harus kita pegang saat menaiki alat ini dengan posisi memegangnya tegak lurus dengan badan kita. Tidak lupa pula sebelumnya, kita telah mengisi data-data yang diminta oleh alat ini.

Selain mengukur lemak tubuh, alat ini juga mengukur massa otot kita, proporsi lemak dan otot dibagian tubuh atas, bawah, tangan, dan kaki, mengukur juga body age. Hal menarik dari pengukuran body age, body age yang dimaksud oleh alat ini adalah umur dari sel-sel tubuh kita, kadang malah kebanyakannya body age kita bisa jadi jauh lebih tua daripada usia kita karena pola hidup kita yang kurang sehat.

Kedua pengukuran beserta alat yang dyah gunakan ini mungkin tidak begitu familiar ditelinga teman-teman, karena alat ini biasanya digunakan oleh tenaga-tenaga kesehatan untuk menilai status gizi. Makanya kalo ada temen-temen yang penasaran sama massa lemak tubuhnya, bisa coba datang ke ahli gizinya terus minta dilakukan pengukuran skinfold atau minta naik timbangan kece bioelectrical impedance yaaa. Oya jangan takut kalo diukur pake skinfold, biar alatnya kayak jepitan tapi sama sekali engga sakit kok waktu dijepit (selama yang dijepit lemak bukan otot)

Sumber:

Supariasa, Nyoman.dkk.2001. Penilain Status Gizi. EGC:Jakarta

Tim.2011. Modul Praktikum Penilain Status Gizi. Program Studi Gizi Kesehatan UGM: Yogakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s